Lini Tengah dan Belakang Timnas Indonesia Harus Jadi Fokus Pembenahan

Tim nasional Indonesia harus mati-matian menyingkirkan timnas Vietnam di semifinal Piala AFF 2016 3 dan 7 Desember lalu demi memastikan langkahnya ke final. Di final, Tim Garuda bakal menghadapi Thailand.

Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah leg pertama, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12), sebelum melawat ke Rajamangala Stadium, Bangkok, Sabtu (17/12).

Berkaca pada perjumpaan awal dengan Thailand saat penyisihan grup, kelemahan Indonesia di lini tengah dan belakang harus menjadi pusat perhatian secara keseluruhan.

vs-thailand-2
Youtube.com/affsuzukicup2016

Gambar di atas merupakan proses terjadinya gol pertama. Hal pertama yang bisa dilihat, Siroch Chatthong berdiri di antara Benny Wahyudi dan Yanto Basna.

Gagalnya Yanto Basna menjaga Siroch  dengan baik dan tak mampu menyapu bersih bola secara sempurna sehingga terjadi kemelut di mulut gawang. Peerapat Notchaiya yang bebas berdiri di belakang Siroch sudah siap menyambut bola muntah.

 

vs-thailand
Youtube.com/affsuzukicup2016

Demikian dengan gol ketiga dari Tim Gajah Putih, yang memperlihatkan bahwa lima pemain Indonesia berada di kotak penalti. Sedangkan 6 pemain Vietnam berada di sepertiga pertahanan Indonesia, dua di antaranya bebas tak terkawal dan salah satunya, Teerasil Dangda, berhasil mencetak gol sekaligus hattrick pada pertandingan tersebut. Sebelum akhirnya menang 4-2.

Dari situ juga bisa terlihat, Thailand memiliki setidaknya dua opsi untuk menciptakan gol. Selain melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, opsi lainnya adalah memberikan bola kepada pemain bernomor punggung 5, Adison Promrak, yang berdiri cukup bebas di sisi kiri pertahanan Indonesia.

“11 pemain Thailand semua harus diwasapadai. Enggak cuma Teerasil Dangda, semuanya,” kata Ketua Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak.

Keadaan lainnya, konsentrasi anak asuh Alfred Riedl harus ditingkatkan. Sebab, Indonesia selalu kebobolan lima kali di menit-menit akhir atau rata-rata pada menit 79′ hingga 90′. Ini salah satu bukti barisan lini belakang Laskar Merah Putih masih harus berbenah diri.

“Kita harus cetak gol lebih dulu, konsentrasi, dan pertahankan kemenangan,” ujar Valentino.

Senada dengan Valentino, legenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengatakan juara empat kali Piala AFF tersebut adalah tim yang solid.

“Paling penting mereka bermain ‘lapar’ di setiap pertandingan, minimal bisa di pertahankan dan kalau bisa habiskan di dua pertandingan terakhir ini,” sebutnya.

Indonesia bukan tanpa peluang. Garuda Merah juga bisa memanfaatkan sisi sayap pertahanan Thailand yang kerap menimbulkan celah kala anak asuh Kiatisuk Senamuangmelakukan searangan. Akibatnya, sejumlah peluang dan dua gol yang tercipta lewat sundulan kepala pada laga yang berkesudahan 4-2 untuk keunggulan Thailand itu berawal dari kaki Rizky Pora dan Andik Firmansya yang bermain sebagai sayap. Tentu kesempatan itu bisa menjadi modal bagi Boaz Solossa dkk.

Selan itu juga, padunya duet Hansamu Yama dan Fachruddin saat meladeni gempuran Vietnam di semifinal leg kedua  bisa menjadi opsi tambahan untuk pertahanan Indonesia.

Belum lagi Manahati Lestusen yang bermain sebagai gelandang bertahan, seperti dilansir dari Labbola, telah mencatatkan 12 kali sapu bersih, 5 kali memenangkan duel udara, dan 5 kali keberhasilan tekel. Sesuatu yang bisa diahrapkan menambal celah di lini tengah.

“(Thailand) tetap ada celah, dan pelatih pasti sudah menganalisa itu. Semoga para pemain bisa menjalankan instruksi dari pelatih,” jelas Kurniawan.

sumber foto: AFF Suzuki Cup 2016 Official

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s